Haditsini memuat kaidah penting tentang kewajiban menghilangkan mudarat baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Hadits ini bersifat khabar (informasi) dari sisi redaksinya namun secara makna mengandung larangan. 📌 Perbedaan Dharar & Dhirār. Dharar adalah perbuatan yang memudaratkan diri sendiri secara sengaja maupun tidak sengaja.
SebabAnak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. 20. Kolose 1:13-14. Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. Itulah beberapa ayat-ayat Alkitab tentang keselamatan.
ContohAyat Perkataan "keselamatan". Contoh Ayat menggunakan Perkataan "keselamatan" dalam bahasa Melayu. Kawalan keselamatan diadakan dengan begitu rapi. Jaket dan but keselamatan juga diperbuat daripada getah. Hal ini memastikan keselamatan wilayah Uthmaniyyah di sebelah timurnya. Agensi-agensi keselamatan juga telah menyekat kemasukan warga
AyatAlkitab mengenai keselamatan Mazmur 91:14-16. Tuhan berkata: "Karena dia mengasihi-Ku, maka Aku akan menyelamatkan dia; Aku akan melindunginya, karena dia mengakui nama-Ku. Bila dia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawabnya; Aku akan bersama dia dalam kesusahan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya. Dengan umur panjang Aku akan memuaskan
pPUUUýŸ«æp·ˆ† 5í0ÏÐÕ ·° ÈÊ̞̞ŒÌ¬Š¨©ž±2p S u× s3+3õp‹Œp€¹\ç~ ªªªªÿ{U :³NU§>v ºópÈÎ:dT÷!;¡ }h€8:@f Nªr03׃
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd. Agama Islam adalah jalan keselamatan. Penjelasan tersebut terdapat dalam Alquran salah satunya pada surat Al Maidah ayat syariat Islam sebagai jalan keselamatan terdapat dalam merupakan pedoman hidup bagi muslim yang mengantarkan kepada keselamatan baik di dunia maupun ketika hari atau ajaran Islam yang terdapat dalam Alquran berisi ajaran yang membawa umat-Nya kepada surga yang penuh tersebut ditujukan bagi mereka yang beriman dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan apa yang diperintahkan Allah dalam memahami dan mempelajari terkait surat Al Maidah ayat 16, yuk simak pembahasan berikut!Baca Juga Kandungan Surat Al Maidah Ayat 5, Lengkap dengan Bacaan dan TafsirnyaBacaan Surat Al Maidah Ayat 16 dalam Tulisan Arab, Latin, dan ArtinyaFoto Surat Al Maidah Ayat 32 FotoSurat Al Maidah Orami Photo StockBerikut ini adalah bacaan surah Al Maidah ayat 16 dalam tulisan Arab, latin, dan juga artinya. Hal ini agar memudahkan dalam memahami isi kandungan dalam ayat بِهِ ٱللَّهُ مَنِ ٱتَّبَعَ رِضْوَٰنَهُۥ سُبُلَ ٱلسَّلَٰمِ وَيُخْرِجُهُم مِّنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ بِإِذْنِهِۦ وَيَهْدِيهِمْ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍyahdī bihillāhu manittaba’a riḍwānahụ subulas-salāmi wa yukhrijuhum minaẓ-ẓulumāti ilan-nụri bi`iżnihī wa yahdīhim ilā ṣirāṭim mustaqīmArtinya Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan,dan dengan kitab itu pula Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya,dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. QS. Al Maidah ayat 16Baca Juga Bacaan Surat Al An'am Ayat 59 Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan TafsirnyaTafsir Surat Al Maidah Ayat 16Foto ayat Alquran tentang jodoh Orami Photo StocksFotoMemahami Alquran Orami Photo Stockيَهْدِى بِهِ اللهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوٰنَهُۥ Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-NyaYakni mengikuti apa yang diridhai Allah. Mengamalkan apa yang diperintahkan oleh Allah dalam Alquranسُبُلَ ٱلسَّلَٰمِ jalan-jalan keselamatanMaksudnya adalah jalan-jalan keselamatan yang menjauhkan dari azab menuju ke nageri kesejahteraan yaitu surga yang tidak ada kekurangan مِّنَ الظُّلُمٰتِ dan dengan kitab itu pula Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulitaMelalui Alquran Allah mengeluarkan dari kegelapan, kejahilan dan kegelapan hati saat berada dalam kekafiranإِلَى النُّورِ kepada cahayaYaitu kepada cahaya IslamBaca Juga Surat Al A'raf Ayat 187 Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, Arti, dan KandungannyaKandungan Surat Al Maidah Ayat 16Foto 11 Hadis dan Ayat Alquran tentang Zina sebagai Pengingat Dosa Fotomemahami isi kandungan Alquran Orami Photo StockDalam Surat Al Maidah ayat 16 Allah Ta'ala menjelaskan bahwa melalui Alquran Dia memberi petunjuk kepada orang-orang yang mencari membawa orang-orang yang menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup ke dalam jalan itu keselamatan dari bencana ketika hidup di dunia maupun keselamatan pada saat di akhirat. Jalan keselamatan yang akan membawa kepada surga Allah Ta' kajian ustadz Firanda Andirja Abidin, Allah membukakan kepada mereka orang-orang diberi petunjuk oleh Allah melalui Alquran jalan-jalan keselamatan melalui syariat-syariat jalan - jalan keselamatan tersebut menunjukkan kepada dua hal, yaitu 1. Syariat atau Jalan Islam Seluruhnya Adalah KeselamatanDi antara keistimewaan agama Islam adalah syariat-syariatnya membawa jalan itu keselamatan untuk diri sendiri, keluarga , keselamatan masyarakat, negara serta segala aspek kehidupan orang non muslim yang tinggal di negeri Islam pun akan ikut merasakan keselamatan tersebut. Sebab dalam Islam dilarang menzalimi orang-orang hal tersebut ditegaskan dalam hadis Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam,أَلَا مَنْ ظَلَمَ مُعَاهِدًا، أَوِ انْتَقَصَهُ، أَوْ كَلَّفَهُ فَوْقَ طَاقَتِهِ، أَوْ أَخَذَ مِنْهُ شَيْئًا بِغَيْرِ طِيبِ نَفْسٍ، فَأَنَا حَجِيجُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِArtinya Ketahuilah bahwa orang yang menzalimi mu’ahad non muslim yang terikat perjanjian damai atau mengurangi haknya atau membebaninya di atas kemampuannya atau mengambil darinya sesuatu yang ia relakan maka aku adalah musuhnya kelak pada Hari Kiamat. HR Abu Dawud no. 3052 dan dinyatakan sahih oleh Al-AlbaniDari hadis tersebut menunjukkan bahwa seluruh syariat Islam adalah keselamatan. Islam adalah agama yang mengajarkan kebaikan bagi kehidupan ini sehingga menbawa pada jalan Juga Surat Al Araf Ayat 180, Penjelasan Tentang Asmaul Husna2. Tujuannya ke Darussalam Negeri Keselamatan Yaitu SurgaSyariat-syariat Islam yang terdapat dalam Alquran bertujuan untuk menuju jalan ke darussalam atau negeri keselamatan bernama Alquran sebagai Allah menjadikan sebagai pedoman dan petunjuk dalam menjalankan kehidupan ini bagi diketahui sebelumnya datangnya Islam atau dikenal dengan masa Jahiliyyah, masa itu diliputi oleh kegelapan dari kekafiran dan kebodohan atau kejahilan serta kegelapan Ta'ala mengeluarkan dari kegelapan tersebut menuju cahaya Islam dengan diutusnya Rasulullah Muhammad Shallallahu 'alaihi wassalam dalam berdakwah mengenalkan agama adalah agama yang seluruh syariatnya adalah indah dan penuh kedamaian. Islam juga agama yang sempurna penuh kebaikan yang membawa pada jalan iman dan amal shaleh yang terdapat dalam syariat Islam akan menyelamatkan dari azab Allah dan membawa ke darussalam atau negeri keselamatan bernama jalan menuju ke surga Allah bagi mereka yang menjalankan perintah sesuai Alquran dan Juga Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 25, Gambaran Indahnya Surga yang KekalItulah penjelasan mengenai surat Al Maidah ayat 16. Melalui ayat tersebut dapat diketahui bahwa semua syariat Islam merupakan keselamatan dan tidak ada agama yang syariatnya atau ajarannya sesempurna dapat menambah pengetahuan Moms dan Dads dalam memahami ilmu agama Islam.
MEMOHON pertolongan isti’anah dan perlindungan isti’adzah kepada Allah merupakan bentuk keyakinan serta pengakuan diri bahwa kita adalah makhluk lemah. Ayat Al-Quran tentang meminta perlindungan dan pertolongan kepada Allah juga demikian melimpah. Manusia memang makhluk yang penuh keterbatasan. Sepandai-pandainya manusia, ia tidak akan mampu memastikan apa yang akan terjadi esok hari. Manusia hanya bisa merencanakan, bahkan seringkali apa yang direncanakan tidak sesuai harapan. Pengakuan diri bahwa Allah sebagai satu-satunya tempat bergantung juga perlu ditampilkan dalam kehidupan sehari-sehari dengan tidak tenggelam dalam perbuatan menyekutukan Allah atau syirik. Misalnya; meminta perlindungan kepada dukun, mempercayai adanya kekuatan dalam benda-benda tertentu, dan lain sebagainya. Dikutip dari halaman Mutiaraislam, berikut ayat-ayat Al-Quran tentang meminta pertolongan dan perlindungan kepada Allah. Ilustrasi. foto unsplash إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ “Hanya kepada Engkau-lah kami menyembah dan hanya kepada Engkau-lah kami mohon pertolongan.” Ayat Al-Quran Tentang Meminta Perlindungan Kepada Allah Al-A’raf 200-201 وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ * إِنَّ الَّذِينَ اتَّقَوْا إِذَا مَسَّهُمْ طَائِفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ تَذَكَّرُوا فَإِذَا هُمْ مُبْصِرُونَ “Dan jika setan datang menggodamu, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 200 Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa, apabila mereka dibayang-bayangi pikiran jahat untuk berbuat dosa oleh setan, mereka pun segera mengingat Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya. 201” BACA JUGA Berikut 5 Ayat Al-Quran tentang Muamalah Ayat Al-Quran Tentang Meminta Perlindungan Kepada Allah Yusuf 18 وَجَاءُوا عَلَى قَمِيصِهِ بِدَمٍ كَذِبٍ قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَنْفُسُكُمْ أَمْرًا فَصَبْرٌ جَمِيلٌ وَاللَّهُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ “Dan mereka datang dengan membawa baju gamisnya yang berlumuran darah palsu. Dia Yakub berkata, “Sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik urusan yang buruk itu, maka kesabaran yang baik itulah kesabaranku. Dan hanya Allah saja yang dimintai pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan.” Ayat Al-Quran Tentang Meminta Perlindungan Kepada Allah An-Nahl 98-100 فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ * إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ * إِنَّمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُ وَالَّذِينَ هُمْ بِهِ مُشْرِكُونَ “Maka apabila kamu hendak membaca Al-Qur’an, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk. 98 Sesungguhnya setan itu tidak memiliki kekuasaan terhadap orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhan. 99 Setan hanyalah memiliki kuasa terhadap orang yang menjadikannya pemimpin dan yang mempersekutukannya dengan Allah.” 100 Ayat Al-Quran Tentang Meminta Perlindungan Kepada Allah Maryam 16-18 وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مَرْيَمَ إِذِ انْتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا * فَاتَّخَذَتْ مِنْ دُونِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَا إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا * قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا “Dan ceritakanlah Muhammad kisah Maryam di dalam Kitab Al-Qur’an, yaitu ketika dia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur Baitulmaqdis, 16 lalu dia memasang tabir yang melindunginya dari mereka. Lalu Kami mengutus ruh Kami Jibril kepadanya, maka dia menampakkan dirinya di hadapan Maryam dalam bentuk manusia sempurna. 17 Dia Maryam berkata, “Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau adalah orang yang bertakwa.” 18 Ayat Al-Quran Tentang Meminta Perlindungan Kepada Allah Al-Anbiya 112 قَالَ رَبِّ احْكُمْ بِالْحَقِّ وَرَبُّنَا الرَّحْمَنُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ “Dia Muhammad berkata, “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami adalah yang Maha Pengasih, yang menjadi tempat memohon pertolongan atas apa yang kamu katakan.” Ayat Al-Quran Tentang Meminta Perlindungan Kepada Allah Al-Mukminun 97-98 Ilustrasi. foto unsplash وَقُلْ رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ * وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ “Dan katakanlah, “Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan, 97 dan aku berlindung pula kepada-Mu ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekatiku.” Ayat Al-Quran Tentang Meminta Perlindungan Kepada Allah Shad 41-42 وَاذْكُرْ عَبْدَنَا أَيُّوبَ إِذْ نَادَى رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ * ارْكُضْ بِرِجْلِكَ هَذَا مُغْتَسَلٌ بَارِدٌ وَشَرَابٌ “Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika dia menyeru Tuhannya, “Sesungguhnya aku diganggu setan dengan penderitaan dan bencana.” 41 Allah berfirman, “Hentakkanlah kakimu, inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum.” BACA JUGA Inilah 11 Keutamaan Surah Yasin yang Perlu Diketahui Muslim Ayat Al-Quran Tentang Meminta Perlindungan Kepada Allah Ghafir 27 وَقَالَ مُوسَى إِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْ مِنْ كُلِّ مُتَكَبِّرٍ لَا يُؤْمِنُ بِيَوْمِ الْحِسَابِ “Dan Musa berkata, “Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri, yang tidak beriman kepada hari perhitungan.” Ayat Al-Quran Tentang Meminta Perlindungan Kepada Allah Ghafir 56 إِنَّ الَّذِينَ يُجَادِلُونَ فِي آيَاتِ اللَّهِ بِغَيْرِ سُلْطَانٍ أَتَاهُمْ إِنْ فِي صُدُورِهِمْ إِلَّا كِبْرٌ مَا هُمْ بِبَالِغِيهِ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ “Sesungguhnya orang-orang yang saling berdebat tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan bukti yang sampai kepada mereka, yang ada dalam dada mereka hanyalah keinginan akan kebesaran yang tidak akan mereka capai, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”[] SUMBER MUTIARAISLAM AKURAT
Setiap manusia mau masuk surga. Manusia melakukan berbagai upaya agar memperoleh keselamatan. Bagaimanakah manusia bisa mendapat jaminan akhirat? Apa petunjuk jalan keselamatan dalam Al-Quran dan Injil? Mari kita pelajari petunjuk dari firman Allah. Apa yang tertulis agar manusia berdosa bisa memperoleh keselamatan. Kita akan melihat dari 6 poin petunjuk tentang ayat keselamatan dalam Al-Quran dan Injil. 1. Mencari Jalan Lurus Setiap manusia rindu mendapat jalan lurus menuju surga. Khususnya mukmin merindukan menemukan jalan keselamatan dalam Islam. “Tunjukilah kami jalan yang lurus” Qs 16. Tentunya jalan yang lurus lebih baik bagi seorang pengendara daripada jalan berliku. Demikian halnya dengan jalan lurus ke surga. Allah mengasihi manusia. Ia mau manusia selamat. Karena itu Allah mau menujukkan jalan bagi manusia yang mencari-Nya. “Kata TUHAN Aku akan menunjukkan jalan yang harus kautempuh, engkau akan Kubimbing dan Kunasihati.’” Zabur 328 BIS. Bagaimana petunjuk jalan lurus keselamatan dalam Al-Quran? Ada ayat yang sangat tegas menyatakan “Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya Isa sebelum kematiannya…” Qs 4159. Injil menyatakan Isa adalah jalan. “Yesus [Isa Al-Masih] menjawab Akulah jalan untuk mengenal Allah dan mendapat hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” Injil, Yohanes 146, BIS. Rupanya Isa adalah jalan Allah agar manusia mendapat selamat. 2. Percaya Akan Sifat Allah Ar-Rahmani Ar-Rahim Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang Orang yang merindukan keselamatan perlu mengenal Allah. Ia adalah Sang Maha Pemurah dan Pemberi Rahmat. Allah mau menolong manusia yang berdosa. Memang manusia tidak mampu selamat dari dirinya sendiri. Manusia membutuhkan rahmat Allah. “Tidak ada amalan seorang pun yang bisa memasukkannya ke dalam surga dan menyelamatkan dari neraka…kecuali dengan rahmat dari Allah” HR. Muslim no. 2817. Karena Itu Allah menyatakan rahmat-Nya melalui Isa. “…Kami menjadikannya [Isa Al-Masih] sebagai suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami…” Qs 1921. Memang Isa Al-Masih adalah pernyataan rahmat Allah. Melalui-Nya manusia memperoleh selamat. “…Dia [Isa Al-Masih] telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya…” Injil, Titus 35. Jadi, sifat Maha Pemurah dan Penuh Rahmat Allah, dinyatakan melalui Isa Al-Masih. 3. Memperhatikan Isi Injil Semua orang yang rindu jalan lurus perlu memperhatikan isi Injil. Karena di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya. “…Kitab Injil sedang di dalamnya ada petunjuk dan cahaya… menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” Qs 546. Ada petunjuk ayat keselamatan dalam Al-Quran. Tertulis bahwa setiap orang, bahkan ahli kitab, perlu menegakkan ajaran Injil Qs 568. Injil berisi kebenaran Allah yang Isa ajarkan. Injil menyatakan jalan lurus pada keselamatan. “Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya…Kristus [Isa Al-Masih] telah mati karena dosa-dosa kita…dan bahwa Ia telah dibangkitkan…” Injil, 1 Korintus 152-4. Saat orang membaca Injil maka akan melihat pernyataan rahmat Allah bagi manusia. Anda akan mendapatkan jalan lurus ke surga. 4. Mengetahui Pribadi Isa Al-Masih Mengapa perlu mengenal Isa dan bukan nabi lainnya? Al-Quran maupun Injil menyatakan Isa sangat istimewa. Ia berbeda dari manusia lainnya. Beberapa contoh keistimewaan Isa adalah Isa satu-satunya yang lahir dari perawan Qs 1920 – Injil, Matius 118. Isa adalah Ruh dan Kalimatullah Qs 2191, Qs 4171 – Injil, Lukas 135. Isa satu-satunya orang yang suci Qs 1919 – Injil, 1 Petrus 222. Isa membuat banyak mukjizat bahkan membangkitkan orang mati Qs 349 – Injil, Matius 115. Isa sekarang berada di surga Qs 355 – Injil, Kisah Para Rasul 19-11. Isa mengetahui hari kiamat dan menjadi hakim adil Qs 4361 – Injil, 2 Korintus 510. Jadi, jelas mengapa manusia perlu mengenal Isa. Ia sangat istimewa. Berbeda dari semua nabi lainnya. Hanya melalui Isa manusia bisa mendapatkan selamat. 5. Mengerti Arti Pengorbanan Anak Ibrahim Setiap perayaan Idul Adha umat Muslim memberikan kurban. Arti kegiatan ini sangat dalam. Mengertinya dapat menuntun Anda pada jalan yang lurus. Ibrahim taat kepada Allah untuk mempersembahkan anaknya. Namun Allah menyediakan korban penebusan. “Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya…Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar” Qs 37103,107. Korban ini menjadi lambang penebusan Allah bagi dosa manusia. Allah menyediakan pertolongan agar manusia berdosa bisa mendekat pada-Nya. Kurban penebusan melambangkan Isa. Dialah kurban sempurna Allah untuk menghapus dosa manusia. Nabi Yahya memberi kesaksian “…Lihatlah Anak domba Allah [Isa Al-Masih], yang menghapus dosa dunia” Injil, Yohanes 129. Isa Al-Masih datang ke dunia menjadi tebusan bagi setiap orang. Dia telah mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa manusia di kayu salib Injil, Ibrani 928. Manusia yang mau mengimani-Nya akan menerima pengampunan dosa. Tidak ada manusia lain yang mampu menjadi korban sempurna. “…Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain…” Qs 1715. Inilah alasannya Allah mengutus Isa ke dalam dunia. Mengerti hal ini membawa kita kepada poin berikutnya. 6. Berdoa Menyerahkan Diri Kepada Isa Hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah mengimani sepenuhnya pada Isa Al-Masih. Ia telah berkorban di kayu salib. Ia mati, namun Allah membangkitkan-Nya. Ia menjadi jalan Allah bagi keselamatan manusia. Selanjutnya Anda bisa bertobat dari semua dosa. Akui dan minta Allah mengampuni dosa dalam nama Isa. “Jika kita mengaku dosa kita [Melalui Isa Al-Masih], maka Ia [Allah] adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan” Injil, 1 Yohanes 19. Dengan khidmat, Anda dapat berdoa. Untuk menyatakan mau mengimani Isa, meminta ampunan atas semua dosa, dan selanjutnya mau hidup mengikuti kebenaran Isa Al-Masih. Allah akan memberikan rahmat sehingga Anda selamat. “Dan Aku [Isa Al-Masih] memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya…” Injil, Yohanes 1028. Berikut ini salah satu contoh doa untuk memohon keselamatan Allah. Doa Keselamatan Tuhan, saya datang dengan kerendahan hati ke hadapan-Mu. Saya mengakui segala dosa yang telah saya lakukan selama ini. Ampuni saya ya Tuhan. Bersihkan hati dan pikiran saya dari segala dosa. Saya percaya Isa Al-Masih sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi saya. Karena Isa Al-Masih telah mati di kayu salib ganti saya. Saat ini juga saya mengundang Isa Al-Masih untuk masuk dalam hati saya. Supaya hati saya diperbaharui. Saya bersyukur dan berterima kasih karena saya beroleh Anugerah keselamatan. Saya bersyukur karena memiliki Juruselamat yaitu Isa Al-Masih. Ia memberikan jaminan pasti hidup kekal di surga. Amin. Hubungi kami jika Anda ingin tahu lebih banyak lagi mengenai bagaimana cara Isa dapat memberikan jaminan masuk surga. [Staff Isa dan Islam – Bila Saudara melakukan enam hal di atas, dan berdoa dengan sungguh kepada Allah dalam Isa Al-Masih, kami yakin saudara akan menemukan apa yang selama ini saudara cari, “Jalan Lurus”, yaitu “Jalan Keselamatan.” Kiranya saudara berkenan menghubungi kami. Kami sungguh ingin membantu saudara dalam pertumbuhan kerohanian saudara. Artikel Terkait Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “6 Langkah Keselamatan dalam Al-Quran Wajib Diketahui Muslim!”. Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut Keselamatan Dalam Islam Dan Kristen “Paspor” Menuju Surga Dalam Injil dan Al-Quran Allah Memberi Petunjuk Kepastian Surga, Sudahkah Anda Mendapatkannya? Jalan Ilahi Menuju Ke Surga Lihat artikel ini dalam bentuk video Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut 6 point Menurut Saudara, apakah dapat ke surga jika seseorang tidak mengikuti petunjuk Allah? Mohon penjelasannya. Bagaimana pandangan Saudara tentang Isa Al-Masih setelah membaca artikel ini? Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Saudara kami persilakan artikel lain yang berhubungan tentang Keselamatan dalam Isa Al-Masih. Juga dikarang sebuah doa mengenai keselamatan yang dapat saudara doakan.] Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. Atau SMS ke 0812-8100-0718
Home QS. Al-Maidah Ayat 16 يَّهۡدِىۡ بِهِ اللّٰهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضۡوَانَهٗ سُبُلَ السَّلٰمِ وَيُخۡرِجُهُمۡ مِّنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوۡرِ بِاِذۡنِهٖ وَيَهۡدِيۡهِمۡ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسۡتَقِيۡمٍ Yahdii bihil laahu manit taba'a ridwaanahuu subulas salaami wa yukhrijuhum minaz zulumaati ilan nuuri bi iznihii wa yahdiihim ilaa Siraatim Mustaqiim Dengan Kitab itulah Allah memberi petunjuk kepada orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan dengan Kitab itu pula Allah mengeluarkan orang itu dari gelap gulita kepada cahaya dengan izin-Nya, dan menunjukkan ke jalan yang lurus. Juz ke-6 Tafsir Allah menyatakan sekali lagi pada ayat ini jalan keselamatan bagi orang-orang yang beriman yaitu dengan mengikuti petunjuk dan tuntunan kitab suci Al-Qur'an. Dengan Kitab itulah Allah memberi petunjuk kepada orang yang dengan sungguh-sungguh mengikuti keridaan-Nya, mengantarkan ke jalan keselamatan, yaitu dengan beriman kepada-Nya, dan dengan kitab itu pula Allah mengeluarkan orang itu dari gelap gulita, yaitu kegelapan kufur kepada Allah dan mengantarkan kepada cahaya, yaitu iman kepada Allah, dengan izin-Nya, dan menunjukkan ke jalan yang lurus, jalan kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat. Ayat ini menerangkan bahwa dengan Al-Qur'an Allah memimpin dan menunjuki orang-orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan dunia dan akhirat serta mengeluarkan mereka dari alam yang gelap ke alam yang terang dan menunjuki mereka jalan yang benar. Ayat ini menerangkan tiga macam tuntunan yang besar faedahnya yaitu ajaran Al-Qur'an akan membawa manusia kepada keselamatan dan kebahagiaan. ajaran Al-Qur'an akan membebaskan manusia dari segala macam kesesatan yang ditimbulkan oleh perbuatan tahayul dan khurafat. Al-Qur'an akan menyampaikan manusia kepada tujuan terakhir dari agama, yaitu kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat. sumber Keterangan mengenai QS. Al-MaidahSurat Al Maa'idah terdiri dari 120 ayat; termasuk golongan surat Madaniyyah. Sekalipun ada ayatnya yang turun di Mekah, namun ayat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad hijrah ke Medinah, yaitu di waktu haji wadaa'. Surat ini dinamakan Al Maa'idah hidangan karena memuat kisah pengikut-pengikut setia Nabi Isa meminta kepada Nabi Isa agar Allah menurunkan untuk mereka Al Maa'idah hidangan makanan dari langit ayat 112. Dan dinamakan Al Uqud perjanjian, karena kata itu terdapat pada ayat pertama surat ini, dimana Allah menyuruh agar hamba-hamba-Nya memenuhi janji prasetia terhadap Allah dan perjanjian-perjanjian yang mereka buat sesamanya. Dinamakan juga Al Munqidz yang menyelamatkan, karena akhir surat ini mengandung kisah tentang Nabi Isa penyelamat pengikut-pengikut setianya dari azab Allah.
Istilah ”selamat” atau ”penyelamatan” kadang digunakan penulis Alkitab untuk menunjukkan bahwa seseorang diselamatkan dari suatu bahaya atau kehancuran. Keluaran 1413, 14; Kisah 2720 Tapi, istilah-istilah ini sering dipakai untuk memaksudkan penyelamatan dari dosa. Matius 121 Dosa adalah penyebab kematian, jadi orang yang dibebaskan dari dosa punya harapan untuk hidup selamanya.—Yohanes 316, 17. a Apa yang harus kita lakukan agar bisa selamat? Supaya bisa diselamatkan, kita harus beriman kepada Yesus dan menunjukkan iman kita dengan menaati semua perintahnya.—Kisah 410, 12; Roma 109, 10; Ibrani 59. Alkitab berkata bahwa iman harus dibuktikan melalui perbuatan, yaitu ketaatan kita. Yakobus 224, 26 Tapi, ini bukan berarti kita mendapat keselamatan karena usaha kita sendiri. Keselamatan adalah ”pemberian Allah”, karunia yang Dia berikan karena kebaikan hati-Nya yang tidak layak kita terima.—Efesus 28, 9. Apakah sekali diselamatkan, kita akan tetap selamat? Tidak. Seseorang yang pernah diselamatkan waktu hampir tenggelam bisa jatuh atau masuk lagi ke dalam air. Demikian pula, seseorang yang sudah diselamatkan dari dosa bisa kehilangan keselamatannya jika dia tidak lagi beriman. Karena itu, Alkitab menasihati orang Kristen yang sudah mendapatkan keselamatan untuk ”berjuang keras demi kepentingan iman”. Yudas 3 Alkitab juga memperingatkan, ”Teruslah upayakan keselamatanmu dengan takut dan gemetar.”—Filipi 212. Siapa Juru Selamat kita—Allah atau Yesus? Alkitab menjelaskan bahwa Allah adalah sumber utama dari keselamatan. Maka, Dia sering disebut sebagai ”Juru Selamat” dan ”Penyelamat”. 1 Samuel 1019; Yesaya 4311; Titus 210; Yudas 25 Selain itu, pada zaman dulu, Allah menggunakan beberapa pria untuk menyelamatkan bangsa Israel, dan Alkitab menyebut mereka ”penyelamat”. Nehemia 927; Hakim-Hakim 39, 15; 2 Raja 135 b Demikian juga, karena Allah menggunakan korban tebusan Yesus untuk menyelamatkan kita dari dosa, Alkitab menyebut Yesus sebagai ”Juru Selamat”.—Kisah 531; Titus 14. c Apakah semua orang akan diselamatkan? Tidak semua orang akan diselamatkan. 2 Tesalonika 19 Sewaktu Yesus ditanya, ”Tuan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?” Yesus menjawab, ”Kerahkanlah dirimu sekuat tenaga untuk masuk melalui pintu yang sempit, karena, aku memberi tahu kamu, banyak orang akan berupaya masuk tetapi tidak dapat.”—Lukas 1323, 24. Kesalahpahaman bahwa semua orang akan diselamatkan Kesalahpahaman Satu Korintus 1522 berkata, ”Semua manusia akan dihidupkan sehubungan dengan Kristus.” Artinya, semua orang akan diselamatkan. Fakta Kalau melihat konteksnya, ayat ini membahas tentang kebangkitan. 1 Korintus 1512, 13, 20, 21, 35 Jadi, kalimat ”semua manusia akan dihidupkan sehubungan dengan Kristus” berarti semua orang yang dibangkitkan mendapatkan karunia tersebut melalui Yesus Kristus.—Yohanes 1125. Kesalahpahaman Titus 211 mengajarkan bahwa semua orang akan diselamatkan karena ayat ini mengatakan bahwa Allah ”menyelamatkan semua manusia”.—Terjemahan Baru. Fakta Kata Yunani yang diterjemahkan menjadi ”semua” di ayat ini juga bisa berarti ”setiap jenis atau segala macam”. d Jadi, Titus 211 memaksudkan bahwa Allah menyediakan keselamatan untuk segala macam orang, termasuk orang-orang ”dari semua bangsa dan suku dan umat dan bahasa”.—Penyingkapan Wahyu 79, 10. Kesalahpahaman Dua Petrus 29 mengajarkan tentang keselamatan bagi semua orang karena ayat itu berkata bahwa Allah ”tidak ingin seorang pun dibinasakan”. Fakta Allah mau orang-orang selamat, tapi Dia tidak memaksa mereka untuk menerima keselamatan yang Dia tawarkan. Pada ’hari penghakiman-Nya’, ”orang-orang yang tidak saleh” akan dimusnahkan.—2 Petrus 37.
ayat alquran tentang keselamatan